Langsung ke konten utama

Plesir Malang ala Backpackers (Season 2)


Malang again... 
plus BATU. Yeah!
Memang kota yang satu ini gak ada matinya untuk ditelusuri.
Berbagai tujuan yang lagi populer di sosial media; instagram, twitter, dan sebagainya ada di kota ini.
Yuk intip jejakku:D


Season 2, bareng sahabat semasa SMA nih!
Check this out..

Seperti biasa dengan moda transportasi Kereta Api, kami berangkat dari Stasiun Wonokromo pukul 05.00 WIB. Catatan : Harga KA naik 2x lipat. Jadi, sekarang harga tiket KA PP Surabaya - Malang Rp. 24.000,- / orang. Masih terjangkau oleh kantong mahasiswa, bukan!

Sesampainya, pukul 07.00 WIB di Stasiun Malang Kota segera bergegas turun dan cari sarapan. Info: depan stasiun, ada taman dengan sentra pkl berderet rapi dan bersih. Pagi hari. pedagang sudah pada buka, ada nasgor, soto, nasi campur, dll plus harganya murah meriah. 

Info: Mau keliling, bingung naik apa?
Lebih baik sewa motor Klik disini 

1. Universitas Brawijaya



2. Alun - alun Kota Batu

Kalau kesini wajib nih naik Ferris wheel, cukup merogoh kocek Rp. 3.000,- . Cuma 1 x putaran, jadi nikmatilah sebaik mungkin. Melihat pemandangan Kota Batu dari atas itu sungguh takjub.





Tidak kalah terkenal, tempat yang satu ini "Pos Ketan" tepat berada di sekitar Alun - alun Kota Batu. Catatan: Buka pada pukul 15.00 - 03.00 WIB. 


3. Air Terjun "Coban Rondo" dan Labirin




Masih di kawasan wisata Air Terjun "Coban Rondo" ada Labirin yang cukup luas dan mampu membuat sesorang tersesat di dalamnya. Nih, tempat lagi ramai di instagram loh!





4. Paralayang dan Omah Kayu





Bersama : Ari Damayanto dan Rizuana Nadifatul M.

Next trip Kota Malang (Kampung Warna- warni Jodipan) KLIK

Semoga Bermanfaat

Salam berbagi


L. R. D.

Komentar

  1. Hai kak, seru banget yaa petualangannya. Sy tunggu cerita selanjutnya yaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Duplikat STNK Hilang di Surabaya

Asalammu'alaikum Wr. Wb. Hai semua, lama gak nulis blog ini :D  Sedikit berbagi tentang pengalamanku, kehilangan STNK beberapa hari yang lalu. Semoga tulisanku ini, dapat membantu kalian yang sedang mengalaminya. Percaya deh, mengurus STNK hilang itu tidak seribet yang kita pikirkan, selama tahu alurnya. Jadi, tidak perlulah pakai jasa calo. Apalagi menggunakan jasa calo untuk mengurus kehilangan STNK, sekitar 500 - 900 ribu. Padahal, kalau mau urus sendiri habisnya sekitar 120 - 150 ribu ( STNK sepeda motor) dan bisa selesai dalam kurun waktu 2 hari saja. Oke, langsung aja ya : HARI - 1 1. Persiapan Dokumen Dokumen yang perlu disiapkan, yaitu : BPKB asli, KTP asli (sesuai STNK). 2. POLSEK (Biaya Gratis) Segera mungkin melakukan laporan kehilangan STNK ke POLSEK terdekat atau sesuai domisili.  Syarat : KTP asli dan 2 lembar fotokopi BPKB. Contoh : Rumahku di daerah Kec. Lakarsantri, berarti aku wajib lapor ke POLSEK Lakarsantri. Saat melapor, kita ak

Contoh Surat Undangan & Ucapan Tahlil 40, 100, 1000 Hari

Asalammu'alaikum Wr. Wb. Aku mau sharing template yang berhubungan dengan acara tahlilan. Ukuran kertas A4 dan file Doc. (Ms. Word). Download di google drive berikut. Semoga membantu :) *Note: Tidak perlu izin permintaan akses, cukup klik download-jika sudah berhasil diunduh-bisa diedit sesuai kebutuhan. Terimakasih Contoh surat undangan tahlil 40, 100, 1000 hari: https://drive.google.com/open?id=1fzUXhyPzK_xuThspEbufKX0FC7hSi960 Contoh ucapan di nasi berkat tahlil 40, 100, 1000 hari: https://drive.google.com/open?id=10e65045aZK0M1lv8KbadpY78yHRvKRDV Salam berbagi. L.R.D *Hallo, pembaca! Saya selaku pemilik blogspot ini barusan membuka toko online ATK dan Office Equipment. Jika berkenan mampir dulu :)   tokopedia.com/cloverstationery Terimakasih

KERJA KERJA KERJA

Awalnya diri ini kekeh banget untuk memulai usaha dan tidak perlu kerja ikut orang lain. After lulus kuliah, mencoba  magang dan freelance di Start Up yang aku inginkan. Terus berlanjut buka usaha kue, plus jadi dropship barang perkantoran dan sekolah. Happy banget bisa tembus omset hingga diatas 10 juta/bulan padahal baru satu tahun merintis. Tapi aku menyadari bahwa omset hanya sekadar nilai dan persentasi fee yang di dapat belum bisa menghidupi. Serta, usaha ku untuk berbisnis pun belum optimal dan banyak rebahannya. Kreativitas yang minim juga jadi alasan utama usaha menjadi diam ditempat. Berpikir ulang, Apa iya terus menjalani rutinitas seperti ini? Ditambah pandemi, aku jarang bertemu orang baru karena banyak event komunitas yang ditiadakan. Mencoba melihat realitas, bahwa tidak semua hal sesuai dengan rencana. Alhamdulillahnya dapat tawaran pekerjaan oleh kerabat. Bismillah, mungkin ini salah satu cara Allah membuka pintu rezekiku.  Semoga pekerjaan baru ini membawa keberkahan!